Sabtu, 12 Februari 2011

Rindu jalan pulang

"Telah kutinggalkan tempat itu, entah berapa lama. Cukup lama kurasa, sebelum aku datang kembali hari ini".

Ya, kutinggalkan jejak yang menghiasi kenang kita.
Sebuah tempat persinggahan dimana aku bertemu denganmu lalu berjabat erat. Kemudian saling bercengkerama sembari menikmati secangkir kopi, dibawah sinar rembulan yang temaram atau saat matahari terik. Kita berteduh, sembunyi dari bosan karamaian. Menjadikannya pelataran tempat kita berlari dan bermain.

Kau masih ingat? Suatu kali kita akan saling bercerita tentang banyak hal.
Tentang kisah-kisah perjalanan kita, tentang langkah kaki kita yang menjejak di tiap sudut jalan yang kita pijak, tentang wajah-wajah yang kita temui di sana, atau bahkan tentang mimpi-mimpi yang ingin kita gapai suatu hari.

Tempat itu sudah tak lagi seperti dulu.
Sesampainya aku di situ, kutemukan debu tebal menutupi celah-celah lantai keramik, juga di langit-langit. Seolah menutupi kenang kita yang jatuh bersama peluh, hingga kini tak nampak lagi.
Taman yang sejuk dengan hamparan hijau rumput dan warna-warni bunga yang biasa dulu kita pandangi dari jendela, telah berubah menjadi semak. Ada banyak ranting dan dedaunan kering. Berserakan persis sarang laba-laba yang menutupi celah jendela tempat ku memandanginya.

Tiba-tiba, aku ingin mengenang kembali apa yang masih tersisa.
Kubersihkan debu-debu yang mengotori lantai itu, juga jaring laba-laba yang menutupi jendelanya. Barangkali ingatan itu masih berbekas dan kutemukan di sana. Hingga suatu kali jika kau datang kembali ke tempat itu dari perjalananmu, kau tak merasa sia-sia.
Mungkin saja kita, kau dan aku, masih menyisakan senyum dan tawa riang itu. Dengannya, kenang itu akan kembali datang menyambut dan menghapiri. Kemudian menghapus gelisah dari raut wajahmu yang nampak murung dan bersedih. Dan di tempat itu, di sanalah, meski telah berubah akan membuatmu selalu ingin datang, menungguku yang rindu jalan pulang.........


Baca juga:

18 Jejak Yang Tertinggal:

hilal alifi mengatakan...

selamat datang kembali di rumah, kang. wah, ketemu sanak famili nih... :)

Henny Yarica mengatakan...

jangan ditinggal lama-lama, soalnya menunggu itu rasanya benar-benar membuat serba salah.

yansDalamJeda mengatakan...

terimakasih telah singgah, dan menyambut kepulanganku ke Ruang Jeda. hehehehe.
salam selalu.

Isti mengatakan...

mas, masih ingat jalannya kan? jangan sampai tersesat..hehe

Berpikir Positif mengatakan...

aku masih ingat waktu dan tempat itu , dimana kita sering bermain berbagi cerita, berbagi kembang gula, dan masih seperti dulu semuanya menghembuskan kerinduan untuk selalu datang menengoknya meski dalam diam

Beauty Blog mengatakan...

ruangnya bagaikan tempat teraphy kata-katanya bikin adem

articles mengatakan...

bagus banget artikelmu…
tingkatkan, tetap semangat…
di tunggu kunjungan baliknya
@Get A New Articles Get A New Articles
d follow ya…thanks^^

Antonini Ramon mengatakan...

"kembali" selalu menjadi kenangan yg terindah

NINDAAA mengatakan...

duh lama saya ngga pulang

Senja mengatakan...

menemukan kembali rmh sahabat,...saya singgah kembali disini dan kembali suka berteduh disini.

kembali lah pulang pada rumah yg memberimu tenang ^^

kunjungan saat gak bisa tdr mas :)

Melly mengatakan...

aku juga ingin pulang... ketemu ma kaluarga.

Ku Lihat, Ku Dengar, Ku Rasa mengatakan...

Asli keren bgttttttttttt...

Irwan Bajang mengatakan...

saya datang lagi, numpang berteduh tan istirahat sejenak di ruang jeda yang nyaman. pada ruangan yang penuh kenangan, juga ingatan tentang kepulangan dan kepergian. duh, nyaman betul rasanya di sini :))

Bang Iwan mengatakan...

Saya juga rindu sehingga menyempatkan diri mampir setelah sekian lama tidak bersua.

susisetya mengatakan...

semoga kita tidak akan pernah lupa jalan untuk pulang..., nice posting salam kenal !

xamthone plus mengatakan...

ya klw kita lg di tinggal pergi seseorang sangat rindu sekli setelah sekian lama tdk pernah bertemu rsa'y pngent cepat" pulang.

Husni MF mengatakan...

ku juga pengen pulang, InsyaAllah sabtu besok.. haahh.. mudah2an lancarrr..

kane mengatakan...

artikel yang bagus en berarti...jadi pengen pulkam juga

Poskan Komentar

Akhirnya tiba di Ruang Rehat
Ruang bersama untuk saling memberi nafas, dan setiap kata adalah nafas Ruang Jeda