Sabtu, 20 Maret 2010

Jalan Pulang












Aku telah pergi lama .
Mencari harap berbekal senyum yang tak pernah beranjak dari bibirmu. Senyum yang menyembunyikan resah juga air mata.

Cukup lama barangkali.
Kutinggalkan jejak yang menghiasi pelataran tempat ku berlari dan bermain. Tawa itu masih berbekas di sela kerut wajahmu, membuatku selalu rindu untuk pulang dan kembali.

Pada langit yang membiru.
Kutengadahkan wajahku, menagih janji atas pesan yang Ia siratkan pada awan yang menjanjikan hujan. Tapi matahari tak mengajarkanku untuk segera menghapus peluh.

Pada laut yang menyembunyikan karang.
Kurebahkan ringkih tubuhku, menyelami lebih dalam sekedar menjamah kilau mutiara. Deru ombak gelombang pasang seringkali menghempas tak mengijinkanku menyentuh dasar.

Langkah sunyi telah tertempuh di antara riuh putaran roda. Memaksa orang saling berebut enggan untuk mengalah. Beradu cepat dengan ego mereka sendiri, hingga sesekali saja kutemui sisa-sisa rasa saling peduli.

Biarkan saja jejak kusam ini menempa, bersama terik matahari dan deru ombak. Sekiranya esok ketika aku tersesat, kan kulawan keangkuhannya dengan senyummu yang terus menyemaikan doa-doa kemenangan hingga dapat kutemui lagi jalanku pulang. Menghampiri senyum dan tawa bahagia yang terselip di sela kerut wajahmu.

14 Jejak Yang Tertinggal:

ivan kavalera mengatakan...

Membiru...aku datang di akhir pekan, kawan.

Newsoul mengatakan...

Liris, juga senduis. Prosa yang indah kawan.

munir ardi mengatakan...

temuilah sudut-sudut dunia rasakanlah nuansa semua dimensi kehdupan dan bila kau telah lelah jangan lupa untuk kembali karena ada mata yang teduh dan jiwa yang bersahaja akan selalu menunggu

minomino mengatakan...

soooo niiiice :)
jalan2 pagi disuguhi 'jalan pulang' :)

aviorclef mengatakan...

-_-_-_-_-_-_-Cosmorary-_-_-_-_-_-_-
*******Salam ‘Blog’!!*******
Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh

jalan pulang aku tak tahu kemana..
Tapi aku datang menmui mu..
Jalan lewat bloging
Wwkwkkkwkw
ngacoo..
Pisssss
^___^

-_-_-_-_-_-_-Cosmorary-_-_-_-_-_-_-

Seiri Hanako mengatakan...

Laut yang menyembunyikan karang....

sungguh dalam...

secangkir teh dan sekerat roti mengatakan...

sejuk dan menyejukkan :)

irarachma mengatakan...

Temui dia....sebelum kamu sepertiku yang tak lagi menemukan jalan pulang! fuich.....Semangat kawan~!

Raa mengatakan...

Jalan pulang sebelah mana ya Yans.....heheheheh!! sekalian mau nunut pulang! ;-)

rhan mengatakan...

Salut! Ilustrasi gambare mesti tepak

Irwan Bajang mengatakan...

saya pernah menulis sebuah puisi yang saya dedikasikan buat sahabat saya..judulnyajalan pulang...
hmmmmmmmm
saya jadi ingat puisi itu...saya tulis sungguh dengan kesadaran dan rindu dendam..

wah, tulisan ini keren dan sungguh sentimentil
like this
like this!!!

SEMOGA INGAT JALAN PULANG, BUNG:
ini linknya kalau tertarik: http://sketsabajang.blogspot.com/2009/05/jalan-pulang.html

senang ya punya imajinasi yang sama, tapi kita kemas beda2..
hehehe

yansDalamJeda mengatakan...

Semoga kita tak lupa jalan pulang.....

eka mengatakan...

Jalan pulang. Iya, semoga tidak lupa.

adegustiann mengatakan...

wah.. keren, salut deh dengan kemampuan menulisnya.. :)

Posting Komentar

Akhirnya tiba di Ruang Rehat
Ruang bersama untuk saling memberi nafas, dan setiap kata adalah nafas Ruang Jeda