Sabtu, 03 Oktober 2009

Selamat Pagi!

Selamat Pagi!
Meskipun matahari sudah meninggi, tidak ada salahnya saya mengucapkan itu. Karena pagi itu sejuk, pagi merupakan titik mula, awal perjuangan mewujudkan mimpi malam, mencurah hasrat, niat dan rencana, terkulminasi menjadi satu tekad yang bulat. Sehingga membuat pagi itu penting, tak sekedar sepotong waktu.....

“Ketika mata terbuka, matahari telah berada di atas ubun-ubun, teriknya mendahului kesadaranku. Embun pagi tak lagi terasa disela jari-jari, udara pagi tak sempat menyelinap masuk ke hidungku dan enggan menyapa paru-paruku yang masih penuh bercak-bercak nikotin. Di saat semua orang sibuk mengejar harapan, sepertinya aku telah menggapainya. Dalam impian dengan mata terpejam. Di saat matahari mulai beranjak meninggalkan siang, saat orang-orang menggenggam harapannya, aku baru sadar bahwa harapanku masih terselip di bawah bantal. Kehidupan yang aneh. Benar-benar aneh. Lebih anehnya lagi, itu berjalan (tanpa sadar) tidak dalam hitungan hari atau bulan. Tak sadar juga, aku telah berjalan cukup lama! ”penyesalan pun sempat datang.

“Ach…hidup terlalu menjemukan” gerutu pun keluar menyambut pagi dengan kesedihan. Jika pagi hari bermula diawali oleh kesedihan, maka sedihlah seharian, begitu juga kalau pagi itu diawali dengan kebahagiaan, maka dapat dipastikan bahagia juga seharian. Biarpun aktivitas yang kita jalani hanyalah rutinitas belaka. Bangun pagi, bengong, terus mandi, tidak lupa gosok gigi, sarapan –itupun kalau sempat- lalu berangkat kerja. Yang pengangguran diam di rumah sambil manyun dan ngelamun atau sibuk cari-cari aktifitas untuk menyamarkan status sebagai pengangguran, minimal baca-baca lowongan kerja di koran bekas. Siapa tahu ada kesempatan masih terbuka barangkali ada yang cocok.

Semangat pagi harus tetap tumbuh. Kalaupun besok, kita melakukan hal yang sama. Besoknya lagi dan berlanjut besoknya lagi. Lusa juga begitu. Tapi semangat pagi harus tetap terpancar. Layak kita tarik senyum dari bibir kita, dan menyiapkan penebah untuk mencambuk pantat kita demi menyiapkan perubahan diri dalam rangka menghadapi tantangan siang agar hari tak terlewat begitu saja dan menjadi hal yang tak biasa-biasa saja.

Selamat pagi!


9 Jejak Yang Tertinggal:

Anazkia mengatakan...

Maaf sebelumnya, lama baru berkunjung ke sini. Semoga kita selalu menyambut pagi dengan gembira...

yans"dalamjeda" mengatakan...

Selamat Pagi mbak Anazkia.....

irmasenjaque mengatakan...

semoga di pagi2 yg akan datang,...senyum dan semangat menemani kita menyambut pagi y mas :)

have a nice day....

yans"dalamjeda" mengatakan...

Selamat Pagi mbak Irma.....

Newsoul mengatakan...

Pagi memang kadang jadi penentu mood sebuah hari ya. Mungkin itulah sebabnya orang tua kita berpesan agar kita menciptakan mood yang baik di pagi hari. Selamat sore Yan, maaf sudah tidak pagi lagi saat mampir kemari.

yans"dalamjeda" mengatakan...

Pagi adalah spirit Newsoul.
Selamat pagi Bu Elly!

ivan kavalera mengatakan...

kalau pagi itu diawali dengan kebahagiaan, maka dapat dipastikan bahagia juga seharian.

Mantap, mas.

Ateh75 mengatakan...

Pagi mengawali semua waktu untuk menyapa kehidupan ini,kita akan disapa sedih bila kita berduka dan kita akan disapa bahagia bila kita sedang berbunga karena bahagia...agar disapa bahagia selalu ,isi pagi ini dengan hati riang dan optimis selalu menghadapi hidup ini...

met sore mas yans,dari pagi hingga sore ini aku berusaha riang gembira agar haripun menyapaku bahagia...

yans"dalamjeda" mengatakan...

Selamat pagi mas ivan kavalera & Ateh 75!
Semoga semangat pagi masih tersisa......

Poskan Komentar

Akhirnya tiba di Ruang Rehat
Ruang bersama untuk saling memberi nafas, dan setiap kata adalah nafas Ruang Jeda