Senin, 05 Oktober 2009

Esok Masih Ada Pagi


Sampai di mana kita mengikuti waktu? Menyisir gelombang kehidupan yang kau anggap tak jua bertepi. Pernahkah kau sesekali menengok ke belakang untuk sesekali melihat jejak-jejak yang pernah kau tinggalkan?

Aku masih di sini, ketika semua orang riuh melintas dalam sempitnya kesempatan. Berjejal merebut impian yang ia rasa hampir tergenggam. Memburu kemenangan dan mencampakkan kekalahan. Kucoba lagi tuk berbalik, menengok detak waktu yang terlupa. Menatap jejak yang sempat terukir. “Cinta tak mengatakan kapan datangnya... Musim akan sangat cepat berlalu.. Hingga ia luruh daunnya...Ayolah, Yan...bergegaslah, mengembaralah wahai hati.. Hingga rinainya merebak...”

Begitu sebuah pesan datang untuk menyadarkan. Terus mengikutiku seperti halnya jarum jam yang tak mau menunggu dan terus mengejar. Membuka mataku melihat matahari yang ternyata benar-benar berada di atas ubun-ubun, teriknya benar-benar mendahului kesadaran. Ketika mata terbuka, akupun terbelalak. Entah aku berada di mana. Yang aku baru sadar, ternyata aku tertinggal dan harapan itu masih juga terselip di bawah bantal.Hidup ternyata cuma sebentar ketika kita mencoba menengok kembali waktu yang telah berlalu.

Ketika itu kita sadar bahwa langkah kita teramat pendek untuk melewati jalan panjang kehidupan. Di saat orang-orang melintas dengan gagah tak lagi mengingat nama kita untuk sekedar menyapa, tak lagi menyimpan nomor telpon kita untuk misscall atau sekedar SMS menanyakan bagaimana kabar kita. Barangkali kita harus menyadarkan diri untuk tidak menyesal. Esok pagi akan tetap datang bersama harapan dan segenap rintangannya. Bukankah hidup sudah terlalu sempit untuk diisi dengan penyesalan, dan terlalu basah untuk diisi dengan air mata?!

*gambar foto oleh Budi

11 Jejak Yang Tertinggal:

ateh75 mengatakan...

Mengisi hidup ini dengan sebaik2nya itu lebih baik ,tapi.. aku bertanya pada diriku ,apa yg telah aku perbuat dimasa lalu ? baik atau burukkah ?
tapi aku tak ingin menengok kebelakang, aku ingin menjumput harapan diesok hari ..karena dihari yang lalu semua sudah terlanjur terlewati..

Seti@wan Dirgant@Ra mengatakan...

Alangkah baiknya kita sesekali menengok kebelakang agar apa yang kita perbuat esok dapat lebih bermakna.

Yunna mengatakan...

hidup harus di isi dengan tawa dan senyum. jangan pernah takut menoleh kebelakang seperti kata mas setiawan...

yans"dalamjeda" mengatakan...

@all; terimakasih telah singgah dan meninggalkan tanggapannya. Saya setuju untuk terus berjuang menjumput hari esok. Tapi masa lalu teramat penting untuk sekedar dilupakan. Seperti kata mas Seti@wan, saya yakin dengan sedikit menoleh ke belakang kita bisa mengambil hikmah. Atas kegagalan mungkin?!
Tks.

Newsoul mengatakan...

Esok pagi akan selalu ada untuk kita. Mungkin itulah alasan, kenapa hari yang menepi selalu meninggalkan janji. Janji untuk berganti pagi. Seperti janji sang matahari pagi nan menyingsing.

pelangi anak mengatakan...

Betul, saya setuju, hidup jangan diisi dengan penyesalan yang tiada arti, jangan diisi tangis tanpa henti. Tapi hidup juga perlu untuk dinikmati, sebagai bentuk rasa syukur kita kepada Sang Maha Pencipta, karena masih menambah umur kita, sehingga bisa menyaksikan indahnya dunia. Hidup tidak hanya sekedar untuk dijalani dan dilalui saja, tapi juga untuk dipahami hikmahnya.
Jangan pernah takut untuk menengok ke belakang, karena kehidupan masa lalu kita adalah sebagai cermin untuk berkaca atas hal-hal yang tidak berguna yang telah kita lakukan, sehingga masa depan kita akan lebih baik dari masa lalu kita, dengan melakukan hal-hal yang lebih berguna ketimbang apa yang pernah kita lakukan di masa lalu. Seperti kata pepatah, hari ini harus lebih baik dari hari kemarin dan hari esok harus lebih baik dari hari ini. Thanks!

Wisata Riau mengatakan...

jangan maafkan masa lalu... tapi jadikan cambuk utk mnjadi yg lebih baik dimasa yg akan datang...

mapuc mengatakan...

wah asik nich kayak e he he

yans"dalamjeda" mengatakan...

Thanks buat semua yang telah singgah.
kita yakin esok pagi akan datang. terus berharap hari esok akan lebih baik.

vany mengatakan...

ayo kita tetap semangat menyambut hari esok yg lebih baik!!!

setiakasih mengatakan...

Semangat! Harapan menjumpai cinta tetap ada sob!

Posting Komentar

Akhirnya tiba di Ruang Rehat
Ruang bersama untuk saling memberi nafas, dan setiap kata adalah nafas Ruang Jeda