Kamis, 03 September 2009

Hottest Male Blogger, Award dan Feminisme

Ketika mata mulai terbuka sekaligus terbelalak melihat segala sisi dunia dengan segala macam perkembangannya, pergulatan pencarian identitas tiba-tiba tergugah. Banyak hal yang kemudian harus disadari di tengah konstruksi sosial yang telah terbangun atas diri seseorang. Pencarian identitas diri itu telah menggugat sekaligus mendobrak banyak hal, bahkan yang semula dianggap tabu meski hanya sekedar diperbincangkan. Dunia dalam berbagai moderenitasnya telah membongkar ketidak adilan dalam konstruksi sosial sekaligus perjuangan kesetaraan dalam kungkungan maskulinisme.

Dalam Ruang Jeda, ketika mencoba menjelajahi jagat baru -dunia nge-blog, maksudnya- betapa saya terkagum-kagum atas jagat baru yang baru saya singgahi. Bahwa kondisi sosial yang selama ini telah terkonstruksi oleh budaya patriarkhi telah mengalami perlawanan. Sangat terasa menurut saya melebihi beberapa tahun silam semenjak isu gender ramai diperbincangkan. Secara implisit semua perlawanan tersebut tertuang dalam berbagai ragam pengungkapan di blog sahabat khususnya blogger perempuan. Ya meskipun masih banyak juga kita temukan perempuan sebagai obyek penggambaran kekuasaan kaum patriarkhi. 
Hottest Male Blogger Award yang telah diberikan oleh Newsoul inilah yang memunculkan tulisan mbeling ini, se-mbeling ide pemberinya  untuk memberikan award cantik dan telah terbingkai manis dalam Ruang Jeda ini.
Hottest Male Blogger Award yang telah dibuat dan diberikan oleh Newsoul kepada saya ini , jelas membuat saya bangga telah menjadi laki-laki yang paling hot di jagat maya, hehehehe....... tapi sekaligus membuat saya malu sebenarnya untuk saya terima jika membalikkan dengan tulisan di atas. Saya yang merasa terkagum atas hasil-hasil karya kaum perempuan itulah yang semestinya memberikan award kepada mereka.

Simbol bunga liar, seolah sebuah isyarat bahwa ketegaran sekaligus kecantikan telah tumbuh dan mengakar dari setiap jiwa baru kaum perempuan. Meskipun tak dipungkiri masih lekatnya pembatasan peran berdasarkan stereotipe bahwa: laki-laki bekerja mencari nafkah, perempuan di rumah mengurusi rumah tangga yang stereotipe tersebut masih laku saja sampai sekarang. Muncul di benak saya, jangan-jangan inilah representasi dari simbol perlawanan itu?!.
Feminisme menjadi lebih lengkap 
justru ketika feminisme tidak dapat
melepaskan diri dari cara pandang berbagai aliran
feminisme yang lain (Prabasmoro: 2006: 47)

Sebuah ungkapan di atas saya persembahkan buat mereka, kaum perempuan yang telah banyak mengeluarkan ide-ide yang luar biasa. Newsoul dalam LIFE WITH OUR VISION, Tisti Rabbani dalam Tisti Rabbani, eden.apesman dalam Perempuan, Reni dalam Catatan Kecilku, Ateh75 dalam Cinta Hakiki dan seluruh blogger feminis yang pernah singgah di Ruang Jeda.

22 Jejak Yang Tertinggal:

ateh75 mengatakan...

Selamat ...atas awardnya yg keren dan terpilih menjadi lelaki hot he..he

Tisti Rabbani mengatakan...

Saya gak tau ya, apa bisa di bilang feminis apa enggak... krn bagi saya menjadi perempuan yg mandiri dan modern tetapi hrs tetap menjunjung hal2 yg berbau norma2 konservatif spt menyadari posisi saya sbg perempuan dlm keluarga maupun masyarakat.
dan satu lagi, saya tetap membutuhkan dukungan dr laki2 (baca:suami) kok. hehehe....

Ulasan yg menarik.... :)

ateh75 mengatakan...

Trimakasih banyak aku terpilih juga akhirnya ..he..he .senangnya..
Hanya dua kata

Terimakasih sahabat ...

Tiada henti kau taburkan kasih ini untukku

Dengan sebuah kado yang indah seindah senyuman dan ucapan hatimu...

semoga jalinan silaturrahmi selalu terpaut erat dengan bingkisan yang kau hantarkan

yans"dalamjeda" mengatakan...

@bulek ateh75; Tks, terimakasih, matur tengkyu. hehe
bakal makin sering deket2 sm kompor. biar tambah HOT! kado puisinya mantab. smg truuuuus terjalin.
@bulek Titi; itu yang ga dimengerti oleh banyak perempuan. mengartikan scr bebas sampe kebablas. kira2 dmn letak benang merahnya?! nanti di usut sampe ga kusut. hehe.
terimakasih readmorenya.

Newsoul mengatakan...

Wah, suprise dengan eksplorasinya yang mengangkat sisi feminisme. Meski saya tidak suka pengkotakkan, female dan male kemaren cuma untuk penyegaran, tidak bisa dipungkiri saya menginginkan jagad blogosphere ini terbuka untuk nilai-nilai yang ditawarkan siapapun, baik lelaki maupun perempuan, selama nilai tersebut lahir dari ketulusan dan niat baik. Salut untuk eksplorasinya kawan. Terimakasih atas apresiasinya. Ayo teruskan berkarya di ruang jeda ini.

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

wow kereen. selamat ya

yans"dalamjeda" mengatakan...

@bulek Newsoul; ide bulek yg mbeling ternyata bener2 bikin seger. hehehe. tks banyak bu...
@sang Cerpenis bercerita; matur thengkyu....

Fanda mengatakan...

Sebenernya aku masih bingung, apa sih feminisme itu sebenarnya? Menurutku laki-laki dan perempuan hanya berbeda secara fisik dan karakter. Di mata Tuhan, sebenarnya kita semua sama, sama-sama manusia...
Btw, selamat ya buat awardnya. Tulisan mas memang 'hot' kok!

bluethunderheart mengatakan...

selamat ya sahabat
tetp semangat yah
salam hangat selalu

Narzis Blog's mengatakan...

Wah, nama award'x mantep, heheheh....
Selamat mas buat award'x yah... :)

Salam kenal...
Mampir2 ke gubukku :D

AISHALIFE-LINE mengatakan...

hmm...musim award hot-hot nich heheh.Selamat ya bro.

Seti@wan Dirgant@Ra mengatakan...

Bukan buat aku khan??? Aku khan nggak feminin...

Seti@wan Dirgant@Ra mengatakan...

Selamat dan sukses selalu sobat.

reni mengatakan...

Terima kasih karena telah mendedikasikan tulisan diatas salah satunya utkku.
Soal feminisme..., aku dapat mengatakan bahwa aku bukan tergolong feminis. Tapi jika aku punya keinginan maka akan aku perjuangkan meskipun jalannya berliku. DAn.., aku tahu apa yang aku mau.

Ohya, ada award dariku yang belum kau ambil lho. Jemput disini ya ? http://another-reni.blogspot.com/2009/09/sahabat-pena.html

Anazkia mengatakan...

Selamat atas awardnya. Dan aku singgah di sini, mengaku bahwa aku bukan perempuan feminis tapi, perempuan yang berusaha kritis menghadapi kehidupan. Wallahu'alam :)

Aku masih bingung mengartikan feminis.

Seti@wan Dirgant@Ra mengatakan...

Met malam...
mampir sebelum tarawih.

cantigi mengatakan...

halo yans, makasih sudah bergabung dg IBSN, link blogroll IBSN jg udah diupdate. jgn bingung setelahnya mau gimana. tetap jadi manusia sederhana, cerdas dan rendah hati sudah cukup. bisa ngasih motivasi yg baik, sedikit pesan moral di artikel yg diterbitkan akan sangat berguna bagi sesama. jika punya waktu, kunjungi portal IBSN di http://ibsn.web.id/ , ada blog award dg beberapa kriteria setiap 2 bln sekali, cuma bikin artikel yg orisinil & inspiratif, gratis. hadiahnya lumayan, tergantung donatur. selamat bergabung ya, makasih..

deni pradana
cantigi

cantigi mengatakan...

eh, maaf ya baru online, jd baru bisa sekarang komennya, hehehee..

bluethunderheart mengatakan...

selamat ya atas awardnya
salam hangat selalu

yans"dalamjeda" mengatakan...

@all; feminisme?! mengakar tanpa disadari. tapi masih layak kita pertanyakan kembali.

bluethunderheart mengatakan...

blue selalu datang mensuport semangat u
salam hangat selalu

yans"dalamjeda" mengatakan...

tks blue....

Poskan Komentar

Akhirnya tiba di Ruang Rehat
Ruang bersama untuk saling memberi nafas, dan setiap kata adalah nafas Ruang Jeda