Rabu, 17 Juli 2013

Musafir; Pasir Hidup dan Oase























Sang Musafir sedang mencuri-curi kesempatan. Bukan, lebih tepatnya musafir itu menjumputnya sedikit dari hamparan waktu yang luas, bak segenggam saja di tengah-tengah lautan pasir yang sepertinya tak berbatas.

Fatamorgana nampak nyata di setiap mata sang musafir memandang. Hingga tak sadar, pasir hidup justru menenggelamkannya hingga tersisa separuh leher dan hampir tenggelam, lalu benar-benar tenggelam. Hampir mati!

Sang Musafir menghirup nafas. Tersengal-sengal. Kau tahu?! Tak hanya udara yang terhirup. Tapi musafir itu tetap berusaha untuk mengambil udara sebanyak-banyaknya. Semakin banyak ia menghirup nafas, semakin banyak pasir yang ia hisap hingga memenuhi setiap rongga pernafasannya.

Tak ada celah bagi udara untuk menembus rongga hidung, apalagi sampai ke paru-paru. Sesak, sepertinya tak ada lagi udara yang bisa ia hirup. Hampir mati. Atau justru ia sedang mati.

Ada Oase di sekitar sini, yang menyisakan kesejukan entah seberapa banyak. Keyakinan itu yang membuat nafas musafir itu tetap ada, tersengal tapi harus tetap bernafas. Meski hampir mati, meski hanya tersisa sedikit udara, dan sang musafir hanya mampu mengigau saja.

Ada Oase di sekitar sini. Sang musafir akan tetap hidup, dengan nafasnya yang tersengal. Menemukan Oase.

Atau aku justru sedang mengigau?

5 Jejak Yang Tertinggal:

yanuar catur mengatakan...

hehehe, bingung mau komen gimana yah?

yansDalamJeda mengatakan...

yang penting sudah meluangkan waktu untuk singgah di Ruang Jeda. Terimakasih untuk itu.......

ani mengatakan...

3 bulan baru nulis lagi ya, mas yans? mmm...makna dari tulisan itu apa ya...

ani mengatakan...

3 bulan baru nulis lagi ya, mas yans? mmm...makna dari tulisan itu apa ya...

Agen Poker mengatakan...

Artikelnya sangat menarik, isinya memberikan informasi yang baik, semoga bisa bermanfaat bagi orang banyak, lanjutkan kerja kerasnya yah gan ^_^

Agen Poker
Agen Domino
Agen Poker Online
Agen Domino Online
Bandar Poker
Bandar Domino
Agen Poker Indonesia
Agen Domino Indonesia
Agen Poker Terpercaya
Agen Domino Terpercaya
Agen Poker Terbaik
Agen Domino Terbaik

Posting Komentar

Akhirnya tiba di Ruang Rehat
Ruang bersama untuk saling memberi nafas, dan setiap kata adalah nafas Ruang Jeda