Selasa, 12 Januari 2010

Salam Pondok Bambu







Kau bisa tidur nyenyak di situ. Di atas ranjang empuk ruang ber AC sambil menikmati TV layar datar. Kau tahu, aku ingin sejenak saja menikmati nyamannya double spring bed di situ. Tapi kau selalu menghinaku yang cuma sekedar kelas teri.

Kalau kau bosan, sesekali kau boleh mengajakku bernyanyi bersama. Agar kau tak merasa sendiri di ruang yang luas itu. Sudah lama aku tak karaoke, menyanyikan lagu kesukaanku. Di ruangku, nyanyian pilu sudah bosan kami dendangkan bersama sembilan belas temanku. Sayang, aku hanya maling ayam, bukan mafia sepertimu.

Setelah lelah, pagi-pagi kau bisa menyegarkan diri dengan fitnes dulu sambil minum susu. Baru kau mandi dan merias diri dengan kosmetik mahal sebelum menerima tamu di meja kerjamu. Kalaupun tamu itu adalah aku, tak usah malu dengan menutupi wajahmu. Memang tak ada tanda merah di pipimu seperti di seluruh wajahku. Ini bukan make up, hanya lebam akibat pukulan petugas seminggu yang lalu.

Setelah kau bosan menikmati sorot kamera, bolehlah kau keluar dari ruangmu sekedar menyapa teman-temanmu barangkali. Berbelanja mungkin?! Tapi sudahlah, kutunggui saja kau disini. Sampaikan saja salamku pada temanmu. Jangan lupa untuk mengajaknya kemari dan mengenalkan mereka kepadaku.

Suatu hari jika aku bebas lebih dulu, biar kusampaikan salammu pada teman-temanmu agar ia mengajariku cara korupsi yang benar. Agar suatu kali jika saja aku ke sini lagi, aku bisa menikmati ruang mewah di sebelah ruangmu. Sesama koruptor. Saya sudah bosan bergelar penjahat kelas teri.

Salam dariku untukmu di Pondok Bambu.

35 Jejak Yang Tertinggal:

ninneta mengatakan...

aku ada award untukmu... http://moody-ninneta.blogspot.com/2010/01/bagi-bagi.html

ateh75 mengatakan...

Nikmatnya menjadi penjahat kelas kakap,dipenjara saja seperti disurga.
Tapi bukan berarti kiat harus menjadi penjahat kelas kakap,menjadi kelas teripun dosa besar ya.

sibaho way mengatakan...

klo neraka nanti bisa gak pesen tempat kayak di surga? :P

bluethunderheart mengatakan...

hahaha....sesungguhnya tanpabernafas blue berkehendaktahu intipostnya abangku ini
dan blue selalu bangga padamu bang
salam hangat dari blue

bluethunderheart mengatakan...

salam dong tukpemilik ratunya pondog bambu.........hehehhe
salam hangat dari blue

ninneta mengatakan...

dia tuh dari sebelum masuk bui udah kontroversial ya... sampe dalam penjara masih aja bikin ulah.... Mukanya aja kontroversil banget... heheheheh

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

ini pasti ttg penjara mewah itu ya? ironis banget ya. yg bebas aja hidupnya gak semewah mereka ya.

Anazkia mengatakan...

berita yang dilapas itu yah mas...??? Miris banget dengernya...

Sugeng mengatakan...

Artinya semua semua bisa dibeli dengan uang (korupsi) :( sungguh miris melihat kabar tentang Indonesia. ***sok memahami inti dari postingan :D *** .
Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tanah Lot

denie mengatakan...

makasih tas infonya luar biasa .............

aan mengatakan...

ironis banget,di hukum seumur hidup jg gpp kalo di penjara fasilitasnya kaya gitu,,

thanks inpo nya..

denie mengatakan...

makasih tas infonya luar biasa.........

SeNjA mengatakan...

seperti biasa ulisan mas yan,...ngenaa bgt !
enak bgt dibacanya.... selamat malam mas ^_^

Amrih Gunawan mengatakan...

"Itu kan wajar, tidak ada yang luar biasa", katanya. "Itu kan fasilitas untuk seluruh penghuni", katanya. "Ini kan tempat pembinaan, bukan tempat penyiksaan", katanya.


Amrih Gunawan

Ivan Kavalera mengatakan...

Pas banget..

Newsoul mengatakan...

Mantap. Disewakan, apartemen pondok bambu, ada yang mau.....?

catatan kecilku mengatakan...

Suatu kemewahan masih bisa dipindahkan ke dalam sebuah pondok bambu...
Demi untuk seorang 'ratu' disulaplah pondok bambu bagai istana lengkap dengan dayang-dayangnya

Syifa Ahira mengatakan...

nonton tv pagi hari eh ada yang kontra tentang penggerebekan oleh satgas beberapa hari lalu di rutan pondok bambu, katanya siy satgas fokus ke masalah mafia peradilan aja, ga usah ngurusin rutan segala.
nah lho, kalo segala bentuk kriminal berusaha ditu2pi, indonesia kapan sembuhnya donk..

DESFIRAWITA mengatakan...

sungguh,
waktu tahu kondisi penjara di rutan kayak dihotel
rasanya kesellllllll banget.
orang dihukum kan buat insaf, buat merenungi bahwa setiap kesalahan itu ada ganjarannya
nah, ini kok ganjarannya dikasih kemewahan.
enak beneeeerr kalo gitu.
*geleng-geleng kepala*

aan mengatakan...

yah money talk,,uang berbicara smuanya aman,,hikz
met pagi sobat met beraktifitas,,

plr gratis mengatakan...

boss, ntar kalo dah dapat ilmu cara jadi koruptor sukses bagi2 di sini yah...biar semua rakyat indonesia merasakan nikmatnya

minomino mengatakan...

asik ya...saya aja yg g kena kasus korupsi males tuh tinggal di tempat mewah gitu...(siapa juga yg ngajak)
haha...miniatur apartemen :)
buat apalah itu semua :D

annie mengatakan...

kenyataan yang sangat menohok rasa keadilan !!

Chomisah Noer mengatakan...

kayaknya gak pantes deh di sebut pondok bambu....
secara pondok bambu smw dari bambu eh ini dinding yg beralaskan wallpaper yg indah huuhuhuu..

yans'dalamjeda' mengatakan...

Sementara, kita hanya bisa terperangah melihatnya. Di republik ini, semua biasa diatur, apapun bisa dibeli.

Seti@wan Dirgant@Ra mengatakan...

Sentilan buat si Artalita nih...
Itulah kehebatan kita sobat,... sel penjarapun bisa disulap menjadi hunian setaraf hotel bintang lima.

Lina mengatakan...

penjara atau apartemen dengan penjagaan sipir ? hehe..ngenes bener ya

anyin mengatakan...

dalam. menohok. saya suka.

Aulawi Ahmad mengatakan...

mengenaskan melihat kenyataan itu...
penjara jadi villa...
bukan seperti tempat hukuman.
nice post :)

Saung Web mengatakan...

haha itulah wajah hukum di negeri tercinta ini.. money talk friend.. hikhik... tuh si artalyta kesampaian juga jadi selebrity rutan ya..

Link Tea mengatakan...

Sedih juga ya.. bagi orang yg gak beduit.. ingin permak juga tuh wajah si artalita.. sebel gue

Irwan Bajang mengatakan...

update sekali ini bung dengan situasi terkini di indonesia...
dalam jeda..dalam jeda
:D

Ayas Tasli Wiguna mengatakan...

kira2 ada ngga' y blogger aktif di dalam sono O.o?

Ari mengatakan...

Wahhhh... kok detil banget nih.
Ngintip ya ???

Itulah Kenyataan senyata-nyatanya tentang Siapa sesungguhnya yang berkuasa di Negeri ini.

Uang.

abdulloh mengatakan...

hello how are you? May I join follow-up ?????................

Poskan Komentar

Akhirnya tiba di Ruang Rehat
Ruang bersama untuk saling memberi nafas, dan setiap kata adalah nafas Ruang Jeda