Selasa, 20 Oktober 2009

Kereta Senja

Lewat tengah hari, saat senja menyapa pada sebuah masa
kita pernah duduk dan bertanya lirih dalam hati
tentang mimpi dan tanda yang mengganggu gairah keterjagaan
beriring tawa dan senyum yang menyusup dan meleburkan kita
dikelilingi langkah kaki-kaki mereka

Saat senja menyapa, ketika kereta kita pun tiba
kita duduk dan bersandar pada ruang kita yang sempit
menatap harap dari sebuah kaca jendela
tak peduli tetesan peluh jatuh dari kening kita
padang ilalang melambai mengiringi perjalanan
laut yang membiru, memantulkan cahaya kerinduannya
pada pasir pantai yang tak pernah lepas dari genggaman ombak
tak pula peduli pada karang yang mengharap belaiannya

Kereta kita berlalu, menyapa senja
melewati tepian gunung yang nampak kokoh dari sebuah gerbong sempit
dengan cahaya temaram yang menyinari wajah kita
tak peduli pada bukit yang menopang kegagahannya

Kereta kita terus melaju, mengejar senja yang kian menyingsing
mengantarkan pada tujuan kita
melewati cahaya senja yang kian menghilang 
tak kita hiraukan mimik masam yang menatap tiap butir mata kita
yang asyik dan terpana melihat gedung tinggi menjulang
berkelibat pula gubuk-gubuk reot setelahnya

Ketika kereta kita benar-benar melewati senja
mengantarkan kita menyapa pada sebuah malam
mengaburkan mata kita dengan tabir pekatnya
melewati lorong-lorong yang pernah kita temui
kitapun menutup jendela

Aku bersandar tak kuasa menahan mata yang lelah
melupakan tanda yang telah mempertemukan kita dalam kereta senja
bila kau tiba lebih dulu esok pagi
ceritakan kepadaku keindahan sinar mentari
kabarkan pula kesejukan yang menerpa wajah dan membelai mesra rambutmu
yang mengingatkanku pada tanda yang mempertemukan kita
dari jendela, kereta senja

42 Jejak Yang Tertinggal:

ateh75 mengatakan...

Dikereta ada cerita yang terdalam,tentang senja yang menyapa dua insan,semoga dikereta senja ada cerita kembali menyapa sang dua insan ...

Bandit Pangaratto mengatakan...

Berasa kereta senjanya pantas dapat terimakasih... :D

'IcHa' mengatakan...

"bila kau tiba lebih dulu esok pagi
ceritakan kepadaku keindahan sinar mentari"

paling suka frase yang itu! menimbulkan perasaan diantara indah dan sendu :)

sibaho way mengatakan...

cantik... rangkaian kata yang cantik. saya suka :)

Yunna mengatakan...

ada banyak cerita dalam kereta...
bagus puisinya...

goop mengatakan...

Saya baru saja selesai membaca 'snow country' atau 'snow world' ya? hahaha. Maaf, saya malah lupa judulnya.
Sebuah cerpen karya, Yasunari Kawabata. Di sana, pada bagian awalnya juga bercerita tentang suasana di kereta.
Pernah seorang teman menuliskan, di kereta, bentuknya yang seperti lorong dan gerakannya membuat sensasi seperti: 'melayang' :)
ah, maaf melantur ke mana-mana
puisi yang menggabungkan dua hal yang puitik, kereta dan senja, nampaknya akan selalu menarik :)
salam

Henny Y.Caprestya mengatakan...

kereta senja..
menjadi saksi bisu antara dua insan yang saling menemukan, namun terputus karena ketidakpaksaan yang menyakitkan

baliplus mengatakan...

salam kenal ya 0_0

yans"dalamjeda" mengatakan...

@Ateh75; hehehe..... lg kangen soalnya teh.
@Bandit; tks bro!
@'IcHa'; tiba2 saya jg suka kata2 itu.
@Sibaho; tks sibaho.....
@goop; waduh, saya malah ga ngerti tuch novel. hehe, tp yang penting kereta dan senja akan selalu menarik.
@Henny; seiring berjalannya waktu, rs sakitpun sedikit terobati
@baliplus; yo'i sob!

"bila kau tiba lebih dulu esok pagi
ceritakan kepadaku keindahan sinar mentari"

Kang Sugeng (mantan copet) mengatakan...

wowww... puisinya keren banget, tapi koq judulnya kayak lagu jadul aja, hahahaha.....

lilliperry mengatakan...

woo.. saya menikmati sekali tulisan ini..
nice.. *jadi pengen naik kereta lagi* :)

Sari mengatakan...

Judulnya kayak judul lagu jadul Franky & Jane hehehe
Salam kenal yak :)
Maturnuwun dah mau maen ke rumahku.

Freya mengatakan...

kereta.....oh kereta....

terutama kereta taksaka yang katanya eksekutif....

kenapa....keretamu jelek sekali kayak kereta bisnis.......

turunkan saja derajatmu...jangan panggil dirimu eksekutif lagi.

Freya mengatakan...

maaf, bro. aye sekalian curhat hihihihi

Freya mengatakan...

tapi, aye suka deh tulisan ente. bagush, bagush. Ayo, semakin produktif.

Pohonku Sepi Sendiri mengatakan...

Keren sob..
Makasih dah difollow, ijin follow balik ya..

Seti@wan Dirgant@Ra mengatakan...

Kereta senja penuh kenangan
kereta senja penuh cerita
Kereta senja telah mempertemukan kita

Ada bias rindu yang terpendam
Ada gaung sepi yang tersibak

Kereta senja kapan kau datang.... hari sudah hampir pagi.

Vicky Laurentina mengatakan...

Tarif kereta sekarang mahal yah? Lebih mahal daripada tarif travel..

LaDy mengatakan...

uhhhhhhhh.. melow sekali.. ;) :( like this.. ;)

yans'dalamjeda' mengatakan...

@Kang Sugeng & sari ; Iya ya, kayak judul lagu jadul. hehe.
@ lilliperry & Freya & Pononku; tks pujiannya, tks jg telah menikmati puisinya.
@Seti@wan; wah puisi abang lebih bagus tuch?! hehe.
@Vicky; Bener juga kayaknya, jarang naik kereta soalnya.
@LaDy; hehehe, jangan nangis di sini ya.

Tks for all atas persinggahannya.

NURA mengatakan...

salam sobat
wah puisinya bagus..
mengisahkan nostalgia cinta di kereta senja ya,,,
saya suka yang kata,
aku bersandar tak kuasa menahan mata lelah
melupakan tanda yang telah mempertemukan kita
dalam kereta senja.

trms ya,,ucapan ultahnya buat suamiku.

kilatista mengatakan...

jadi inget waktu harus naek kereta barang dari siantar ke labuhan batu :-)

oiya, salam kenal dan trims atas kunjungan ke gubuk saya

yans'dalamjeda' mengatakan...

@NURA & kilatista; Terimakasih juga atas persinggahannya di Ruang Jeda

pelangi anak mengatakan...

Di Kereta ada cerita, ada memori yang sangat romantis untuk dibangunkan kembali.

Seti@wan Dirgant@Ra mengatakan...

Masih nunggu kereta???

becce mengatakan...

serasa naik kereta melintasi pantai, padang, bukit, gunung...penggambaran suasana keretanya bagus sekali.
bdw mkasih sdh di follow, aku follow balik.

stey mengatakan...

wah yang komen udah banyak..kereta?udah lama ga naek kereta..

cahyadi mengatakan...

kereta senja... sebuah tempat yang membawa banyak memori dalam perjalanan hidup kita... ahhhh... indahnya...

Munir ardi mengatakan...

Kereta senja telah kau bawa hatiku ketika 1000 rasa singgah rindu, asa, cinta dan dendam, disini bertaut masa lalu dan masa yang akan datang dimana hati yang kembara telah bertemu dengan kekasih hati yakni RUANG JEDA

ivan kavalera mengatakan...

bila kau tiba lebih dulu esok pagi


hmmmm, diksi yg manis. mantap.

suryaden mengatakan...

betapa kerinduan selalu menggoda untuk ditangisi.. oh

duniaira.blogspot mengatakan...

Aku ingin tinggalkan jeda disini
" Kau dan aku bagai kan rel kereta api itu....berjalan, beriringan, satu tujuan tapi tak pernah bertemu dalam satu titik. Senyumku abadi di sini"

secangkir teh dan sekerat roti mengatakan...

kereta diterpa bias senja...
sebuah fata morgana terjadi..
kereta harus berhenti..
tapi senja tetap tidak terkendali.

Irwan Bajang mengatakan...

kereta selalalu saj identik dengan senja..bahakan seorang Seno Gumira Ajidarma pun melukiskan senja2 dalan cerpen dan novelnya dekat dengan kereta..
dan memangnyata adanya, saya juga menikmati senja di stasiun..sebab kereta seolah datang dan pergi menuju senja..datang saja ke sebuah stasiun, maka kereta seolah datang dari arah matahari atau pergi menuju matahari
saya jadi ingat, dulu waktu smp saya pernah nyuri buku di toko buku, judulnya surat cinta kereta senja, hehehehe
senja dan kereta itu indah...
senja, kereta= kepergian sekaligus keindahan...

blognya sudah saya link Bung di blog saya

duniaputri mengatakan...

jiaaah, itu si Bajang ud nangkring lagi ajah..
isinya syahdu. tapi potona lebih ajip lagi..
NB : kenapa yak, saya dari sejak bisa ingat sesuatu pasti takut ama sesenjaan? *mikir ndiri..*

sda mengatakan...

kirain lagu kereta senja...
ternyata lagu hati yang sedang rindu...
cerita tentang mentari pagi ditunggu...
diiringi lagu merdu yah...jangan yg sedih...kan udah ketemu...

Rihar Diana(dhana) mengatakan...

salam sahabat
ehm..postingnya membrikan inspirasi yang menggugah hati he..he..good posting,thnxs dah koment ya..aq dah follow kalo mau follow balik thnxs...

Rumah Ide dan Cerita mengatakan...

Kereta mengingatkanku pada pagawai kontrak PJKA (perusahaan jawatan kereta api).

Kereta mengingatkanku pada ribuan romusha yang mati karna lapar dan haus.

Kereta mengingatkanku pada revolusi industri

Kereta menginngatkanku pada kebersamaan pada mudik, ketika keringat dan daki bersilaturrahmi.

Kereta membawaku menuju negeri para peri.

Dhamah Syifflah mengatakan...

dalam ruang jeda...
aku terpaku...
aku terdiam...
lunak suaraNya...
ayu wajahNya...
penahkah berjumpa...
atau berpura mengenaliNya...

kereta senja...
membawa ku menyelami...
petikan karangan...
ruang jeda...

setiakasih mengatakan...

'bila kau tiba lebih dulu esok pagi
ceritakan kepadaku keindahan sinar mentari
kabarkan pula kesejukan yang menerpa wajah dan membelai mesra rambutmu
yang mengingatkanku pada tanda yang mempertemukan kita
dari jendela, kereta senja '

aku paling suka ini.
tak sabar menanti esok hari...

Chic mengatakan...

gambarnya cantik :D

ekhy mengatakan...

kereta senja,,,
menggambarkan bagaimana maut yang kan menjemput, tapi terdeskripsi begitu indah dan menawan dalam secarik puisi ini....

Poskan Komentar

Akhirnya tiba di Ruang Rehat
Ruang bersama untuk saling memberi nafas, dan setiap kata adalah nafas Ruang Jeda